
Jay Idzes Debut di Serie A, AS Roma Berhadapan dengan Sassuolo di Olimpico
Pemain belakang nasional Indonesia, Jay Idzes, akan menjalani debut kompetitifnya di Serie A ketika AS Roma menjamu Sassuolo di Stadion Olimpico. Pertandingan ini menjadi ujian berat bagi bek berusia 24 tahun tersebut setelah dirinya baru saja diperkenalkan kepada publik Giallorossi pada awal pekan ini.
AS Roma baru saja meresmikan transfer Jay Idzes dari Venezia dengan durasi kontrak lima tahun. Pemain yang lahir di Belanda ini telah melewati proses tes medis dan diperkenalkan secara resmi melalui akun resmi klub pada Kamis malam waktu Italia. Kedatangannya menambah daftar panjang pemain Indonesia yang berkarier di liga-liga top Eropa. Manajer baru AS Roma, Ivan Juric, diperkirakan bakal langsung menurunkan Idzes dalam starting eleven mengingat rekam jejak pemain tersebut bersama Venezia musim lalu. Idzes tampil 27 kali di Serie A bersama Venezia dan menjadi salah satu bek muda paling menjanjikan di kompetisi tersebut sebelum Venezia terdegradasi ke Serie B. Sassuolo sendiri datang ke Roma dengan modal kemenangan 2-1 atas Como di laga pembuka musim. Klub yang bermarkas di Emilia-Romagna ini termasuk salah satu tim promosi musim ini dan bakal berusaha mencuri poin di markas Giallorossi. Pertahanan Sassuolo bakal diuji oleh lini serang Roma yang kini dipimpin oleh penyerang anyar. Pertandingan ini dijadwalkan kick-off pada Sabtu malam waktu Italia atau Minggu dini hari waktu Indonesia. Stadion Olimpico预计 bakal kedatangan sekitar 65 ribu penonton yang ingin melihat debut Idzes sekaligus mendukung Roma dalam membuka musim dengan kemenangan.
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Stadion | Stadio Olimpico, Roma |
| Hari/Tanggal | Sabtu, 7 November 2026 (Italia) |
| Kick-off | Sabtu malam waktu Italia |
| Tim Tuan Rumah | AS Roma |
| Tim Tamu | Sassuolo |
Bagaimana Prospek Idzes di Serie A?
Pengalaman Idzes di Serie A selama dua musim terakhir menjadi modal penting bagi dirinya untuk langsung beradaptasi. Statistik menunjukkan bahwa Idzes rata-rata melakukan 2,3 sapuan per laga dan 1,7 intersep, angka yang cukup kompetitif untuk level Serie A. Kedatangan dirinya ke Roma menambah eksposur pemain Indonesia di kancah sepak bola Eropa.
Apa Tantangan yang Dihadapi Roma di Musim Ini?
AS Roma memasuki musim ini dengan manajer baru setelah memutuskan hubungan dengan manajer sebelumnya. Ivan Juric ditunjuk untuk memimpin proyek baru dengan skuad yang mengalami perombakan signifikan. Pertahanan menjadi sektor yang mendapat perhatian utama mengingat Roma kebobolan 48 gol sepanjang musim lalu, rekor yang tidak bisa dibanggakan.
Apakah Idzes Bisa Langsung Beradaptasi dengan Gaya Bermain Roma?
Gaya bermain Serie A dikenal lebih fisik dan strategis dibandingkan liga-liga lain di Eropa. Idzes bakal menghadapi striker-striker berpengalaman yang memiliki kemampuanfinishing tinggi. Namun, pengalaman menghadapi pemain-pemain top selama dua musim di Serie A diharapkan membantunya melewati masa adaptasi lebih cepat. Debut Idzes di Serie A menjadi sorotan pecinta sepak bola Indonesia yang sudah lama menunggu kehadiran pemain nasional di liga-liga elite Eropa. Pertandingan melawan Sassuolo bakal menjadi titik awal perjalanan baru bagi bek muda tersebut bersama Roma.
Sumber: Pontianak Post (pontianakpost.jawapos.com)
